Jumat, 30 November 2012, 06:34 WIB
Dua orang pemuda mengibarkan bendera Palestina
saat berunjuk rasa mengutuk serangan Israel terhadap warga sipil Gaza
di luar gedung Konsulat Israel di San Francisco, California, Kamis
(15/11). (Reuters/Stephen Lam)
Berita Terkait
REPUBLIKA.CO.ID, PBB -- Amerika Serikat merupakan salah satu
negara penentang resolusi PBB yang mengakui status negara Palestina.
Namun, mayoritas negara yang hadir dalam sidang umum PBB mengakui status
negara Palestina.
Kalah suara di Sidang Umum PBB, negeri Paman
Sam itu menyeru Palestina dan Israel agar melanjutkan pembicaraan
perdamaian. "Amerika Serikat menyeru kedua pihak agar melanjutkan
pembicaraan langsung, tanpa prasyarat, mengenai semua masalah yang
memecah mereka. Dan kami berjanji Amerika Serikat akan ada untuk
mendukung semua pihak secara aktif dalam upaya semacam itu," kata Duta
Besar AS untuk PBB Susan Rice."Amerika Serikat akan terus mendesak semua pihak agar menghindari tindakan provokatif lebih jauh di wilayah tersebut, di New York atau di tempat lain," kata Rice setelah pemungutan suara untuk menentang resolusi itu.